Senin, 22 Agustus 2016

NAMA BAIK POLISI KEMBALI TERCORENG ,BERIKUT PENJELASANNYA..



Nama baik dari lembaga Kepolisian kembali tercoreng. Dikarenakan mengedar berita salah satunya oknum kepolisian, Sumatra Barat, yang menendang seorang pengendara sepeda motor, polisi menendang pengendara motor itu hingga tewas, sekianlah berita yang mengedar di sosial media beberapa waktu terakhir.

Peristiwa itu berjalan saat digelarnya razia pengendara pada hari Senin (25/07) lalu. Seseorang warga yang di sebut-sebut bernama Alan Wahyudi (15), tewas sesudah terjatuh akibat polisi yang menendang sepeda motor yang dikendarainya itu coba kabur saat di check.
> Dan remaja itu mengalami luka yang cukup serius hingga pada akhirnya dia meninggal dunia. Polisi yang menendang pengendara motor itu di dengar oleh semua warga sekitar. Hingga peristiwa itu buat beberapa warga meriding.

Beberapa ratus orang yang datang dari beberapa desa yaitu Negari Mauro, Padang Laweh, Padang Laweh Selatan, dan Tanjung Ampalu
berbarengan mendatangi Mapolres Sijunjung. Mereka meluapkan kekesalan lantaran aksi polisi yang menendang pengendara motor sampai tewas itu.
Beberapa warga juga melempari kantor polisi dengan batu dan mereka juga memohon bertanggungjawab atas satu diantara oknum polisi yang telah menendang ingindara motor hingga kehilangan nyawanya.

Tindakan beberapa puluh warna ini mereda usia pihak dari kepolisian melepas tembakan peringatan hingga beberapa puluh kali serta menyemprotkan gas air mata ke arah keramaian warga.
Walaupun demikian, ada banyak warga yang mengakibatkan kerusakan pos-pos polisi yang ada di persimpangan, lantaran mereka terasa jengkel pada aksi polisi tendang pengendara hingga tewas. Karena mereka berasumsi bila tingkah laku polisi itu tidak sepantasnya ditangani.

Disamping itu, Wakapolda Sumatra Barat Kobes Pol Nur Afiah menolak bila ada anggota polisi tendang pengendara motor hingga tewas. Dia juga mengatakan bila korban coba kabur saat di razia oleh polisi karena tidak memakai helm. Pihak dari petugas cuma mengejarnya.
Karena dia merasa takut serta tidak konsen dalam berkendara, hingga pada akhirnya dia menabrak pembatas jalan di sekitaran lokasi. hal semacam ini yang menyebabkan luka-luka hingga tewas.

“Tadi malam razia helm, satu diantara warga tidak menggunakan helm lalu dikejar, pelaku ini ngebut jatuh nabrak trotoar. Bukanlah di tendang, tetapi di kejar karena dia takut ngebut ketakutan hingga dia menabrak trotoar jatuh, bagaimana caranya menendang serta mengebut, ” ungkap Nur Afiah. (enterberita)

sumber : wanitamuslima.com

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : NAMA BAIK POLISI KEMBALI TERCORENG ,BERIKUT PENJELASANNYA..

0 komentar:

Posting Komentar