Jumat, 15 Juli 2016

YA ALLAH LINDUNGILAH SAUDARA SEISLAM KAMI SEAGAMA KAMI..



Menggenggam pisau, parang, serta bambu, ratusan ekstremis Buddhis berpatroli ke sekujur Mandalay kota paling besar ke-2 di Myanmar Seraya meneriakan ancaman bakal membunuh semuanya Muslim.

 " Kami akan bunuh semua umat Islam, " teriak mereka waktu berbaris di berjalan-jalan, sesudah menghadiri pemakaman seseorang pria Buddha tewas waktu kerusuhan Muslim-Buddhis, Rabu (3/7).

Kerusuhan juga menewaskan seseorang pria Muslim, yang dikeroyok disergap dalam perjalanan ke masjid untuk menunaikan shalat subuh. Muslim yang tewas yaitu warga asli Myanmar, serta aktivis Dialog antar-Iman.

Kekerasan Muslim-Buddhis meletus awal pekan ini. Sekitar 300 umat Buddha, termasuk 30 biksu, menyerang satu warung teh punya warga Muslim yang disangka memperkosa wanita Buddhis.

Umat Buddha melempari property Muslim dengan batu, merampok toko, tempat tinggal, mengakibatkan kerusakan masjid serta mobil, dan melukai sebagian Muslim dengan pisau.

Polisi Myanmar mengerahkan beberapa ratus personel, serta bikin perintang kawat berduri, dan memblokir berjalan-jalan ke lingkungan sebagian besar Muslim. Pengamanan pasif ini diinginkan bisa menghindar sepeda motor serta mobil penyerang mendekati

Tetapi tak ada usaha kepolisian menanggalkan senjata umat Buddha, atau menangkap biksu penggerak kerusuhan. Bahkan juga polisi tak lakukan apa-apa saat umat Buddha berparade di berjalan-jalan dengan senjata tajam di tangan.

Yang berlangsung yaitu polisi menggeledah beberapa tempat tinggal warga Muslim, menangkap lima orang dengan tuduhan menaruh senjata tajam. Walau sebenarnya, pisau yang disimpan yaitu pisau upacara.



 " Polisi tentu tahu itu pisau upacara, " tutur Ossaman, imam masjid paling besar di Mandalay. " Mereka tak tidak mematuhi hukum. "

Muslim Myanmar terbagi dalam beragam latar belakang ; India, Tiongkok, serta Bangladesh. Mereka sudah ada di Myanmar mulai sejak beberapa ratus th.. Jumlah mereka meraih empat % dari 60 juta masyarakat Myanmar.

Th. 2012, kerusuhan anti-Muslim cuma berlangsung di Rakhine. Sebagian besar masyarakat Buddha berupaya mengusir keluar Muslim Rohingya, yang dikira pengungsi Bangladesh.

Belasan Muslim Rohingya jadi korban, beberapa ribu yang lain mengungsi. Grup HAM menuduh pasukan Myanmar memperkosa, membunuh, serta menyiksa, Rohingya.

Kerusuhan juga berlangsung di Meikhtila. Sekitaran 40 Muslim terbunuh, serta sebagian masjid dibakar. Tak ada reaksi keras dari negara-negar sebagian besar Muslim seperti Indonesia.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : YA ALLAH LINDUNGILAH SAUDARA SEISLAM KAMI SEAGAMA KAMI..

0 komentar:

Posting Komentar