Rabu, 29 Juni 2016

REZEKIMU SEBAGIAN DARI REZEKI ORANG TUAMU, MAKA SAYANGILAH MEREKA..



Ke-2 Orang-tua begitu mungkin saja jadi orang paling berjasa dalam kehidupan kita, sang anak. Oleh karena itu, lumrah apabila diantara rejekimu, ada rejeki Orangtua-mu.

Sedikit percikan dari artikel berikut ini mungkin saja dapat bikin kita ingat untuk berterima kasih pada Orang-tua, lebih utama lagi bila mereka masihlah ada didunia. Sekurang-kurangnya kita masihlah mempunyai peluang untuk membahagiakan mereka.

Ada satu cerita mengenai Ummu Hamid yang pulang dengan hati kuatir. Nyatanya hari itu adalah hari jatuh tempo pembayaran angsuran rumahnya. Ummu Hamid tahu kalau pendapatan ia serta suaminya begitu terbatas, mungkin saja tak menyanggupi tagihan tempat tinggal mereka.

Nominalnya sendiri yaitu dua ratus ribu rupiah, namun buat dia nominal ini termasuk begitu besar. Ia tidak dapat mengambil cost dari biaya lain lantaran hal yang lain ini lebih utama serta menekan.

Ummu Hamid menanti Suami sambil menelepon sang Ibu. Ia memanglah telah kerap menelepon Ibu-nya mulai sejak kuliah. Waktu menelepon, nyatanya ia juga baru tahu kalau dana bulanan untuk ke-2 Orangtua-nya juga belum dikerjakan.

Memanglah sampai kini dia turut membayar pengeluaran air, listrik, serta kepentingan lain Orangtua-nya. Walau demikian Ummu Hamid terasa kalau banyak pengeluaran tidak terduga belakangan ini.

Selang beberapa saat Ummu Hamid pernah memikirkan kalau agar Saudara-nya saja yang memikul, toh dia telah berjasa sampai kini.

Untungnya ia dengan cepat sadar kalau fikiran itu salah, dia segera mengucap Istighfar dengan cepat. Sesudah menelepon Ibunya, tanpa ada fikir panjang lagi ia mentransfer beberapa duit pada sang Ibu.

Disinilah arti menjadikan Orangtua-mu Raja jadi Rejekimu seperti Raja tampak. Waktu kesusahan seperti ini juga, Ummu Hamid masihlah memikirkan untuk berikan beberapa nominal duit lebih untuk sang Ibu.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : REZEKIMU SEBAGIAN DARI REZEKI ORANG TUAMU, MAKA SAYANGILAH MEREKA..

0 komentar:

Posting Komentar