serba salah rasanya untuk Sahabat Muslimah yang telah siap mengarungi mahligai rumah tangga, tetapi belum kunjung datang seorang pangeran yang siap jadi Imam. Ingin tawarkan diri bak kacang goreng di tepi jalan juga tidak mungkin saja, lantaran dilarang dengan cara syar'i, tetapi sewaktu diam saja nampak rasa cemas bebrapa janganlah sang pangerang tidak paham kehadiran sang putri.
Mungkin saja terbersit dalam hati, apa sih resepnya agar mudah jodoh? Apa sih yang bisa dikerjakan seseorang Muslimah untuk menyongsong sang pangeran?
Teman dekat muslimah...
Mari bermuhasabah berbarengan mengenai persoalan ini.
1. Mendekatkan diri pada Alloh Subhanahu Wa Ta'ala
Jodoh yaitu permasalahan takdir yang sudah diputuskan mulai sejak sama azali. Cuma Allohlah yang tahu. Jadi tidaklah butuh untuk Teman dekat Muslimah bikin pusing dalam persoalan ini. Alloh sudah berfirman dalam suroh Surat Ar-Ruum ayat 30 yang bermakna “Dan di antara sinyal tanda kekuasaan-Nya adalah Dia membuat untukmu isteri-isteri dari typemu sendiri, agar anda condong serta terasa tentram bersamanya, serta dijadikanNya di antara anda rasa kasih sayang. Sebenarnya pada yang sekian ada sinyal tanda (kekuasaan-Nya) untuk golongan yang berfikir”.
Lantaran permasalahan jodoh ini adalah rahasia Ilahi, jadi sewaktu kita menginginkan bakal hal itu selayaknyalah lebih mendekatkan diri pada Alloh. Mendekatlah pada Alloh dengan menyempurnakan akhlaq, banyak membaca AlQur'an serta banyak beristighfar. Tambah baik memperkuat kedekatan diri pada Alloh daripada pikirkan siapa serta kapan. Percayalah Alloh akan tidak membiarkan hambanya yang selalu menggerakkan kebaikan.
2. Bersabar
Kita tak tahu kapankah datangnya saat dibukanya tabir jodoh seseorang hamba. Kita tak tahu siapakah sang pangeran yang bakal mempersunting Teman dekat Muslimah. Tetapi jangan pernah di saat penantian ini Teman dekat Muslimah terperosok disuatu amalan yang terlarang dengan cara syar'i. Sabar yaitu resep paling baik dalam penantian ini. Sabar bukanlah bermakna cuma diam, juga bukanlah bermakna putus harapan. Sabar yaitu tsiqotu 'ala sabiilil haq (arab) yang bermakna tetaplah berdasar di atas jalan yang benar. Jadi Teman dekat Muslimah tetaplah bekerja seperti muslimah yang lain, tetaplah merajut ukhuwah juga, tetapi tak tidak mematuhi ketentuan syari'at yang sudah digariskan dalam Islam. Umpama terperosok pada pergaulan bebas, pacaran,
bahkan
mengungkapkan isi hati pada lawan type mengenai ketertarikan hatinya (na'udzubillah).
3. Senantiasa berhusnudzon pada Alloh
Rasa bimbang mungkin saja makin menggelayut di fikiran bersamaan menambahnya usia. Di situ syaitan mulai mengambil peran dengan menimbulkan rasa takut, cemas, bahkan juga rasa su'udhon pada Alloh. Percayalah kalau Alloh bakal senantiasa memberi yang paling baik untuk hambanya yang senantiasa menapaki hidup di atas hidayah-Nya. Berkhusnudhonlah, mungkin saja Alloh tengah menyiapkan calon pangeran untuk Teman dekat Muslimah serta bakal dipertemukan dengan sang pangeran dalam kondisi serta saat yang paling baik. Juga sekian untuk Teman dekat Muslimah yang alami pahitnya perceraian. Janganlah dikira semuanya perceraian itu pahit bak jamu brotowali (Jawa). Siapa tahu Alloh bakal ganti Pangeran untuk Teman dekat Muslimah yang lebih dapat jadi Imam serta tambah baik di hadapan Alloh. Meyakini serta perhatikan, insyaAlloh bakal ada hikmah di balik semuanya.
4. Berdo'a serta singkirkan penghambat terkabulnya do'a
Do'a yaitu senjata orang yang beriman serta Alloh pastinya akan mengabulkan keinginan seseorang hamba. Alloh sudah berfirman “ (Serta) Tuhanmu berfirman : ‘Berdoalah kepada-Ku, pasti bakal Saya kabulkan bagimu. ” (QS. Al Mukmin : 60) “ (Serta) jika hamba-hamba-Ku ajukan pertanyaan mengenai Saya, jadi (jawablah) sebenarnya Saya dekat. Saya kabulkan permintaan orang yang berdoa jika ia berdoa kepada-Ku. ” (QS. Al Baqarah : 186). Jangan pernah Teman dekat Muslimah meninggalkan satu amalan yang simpel ini. Lantaran sebenarnya dengan berdo'alah sebagai jembatan penghubung kedekatan seseorang hamba dengan Robnya.
Tetapi yang butuh di perhatikan berapakah beberapa orang yang berdo'a tetapi kok seakan-akan tak terijabahi. Hal semacam ini mungkin saja berlangsung lantaran masihlah ada penghambat dari do'a yang dipanjatkan lantaran tingkah laku yang memohonnya. Didalam kitab Adda' waddawa' (penyakit serta obatnya) kita di ajak berpikir, bagaimana Alloh bakal mengabulkan keinginan seseorang hamba disaat dianya memohon dalam kondisi seperti orang yang baru datang dari melancong yang jauh. Rambutnya tak teratur serta bajunya penuh dengan debu. Bagaimana juga Alloh bakal mengabulkan do'a seseorang hamba disaat suatu hal yang masuk kedalam mulutnya suatu hal yang haram, baju yang dipakai juga haram serta orang yang memohonnya dalam kondisi najis?
Do'a tidaklah hanya keinginan seseorang hamba pada Alloh saja. Tetapi didalam do'a ada adab serta prasyaratnya. Sewaktu teman dekat Muslimah kurang memerhatikan adab serta prasyarat terkabulnya do'a, jadi bakal memengaruhi terkabulnya do'a yang dipanjatkan.
Teman dekat muslimah...
Resah, bimbang, cemas yaitu karakter manusiawi. Islam juga tak melarang hambanya mempunyai karakter itu. Tetapi Islam mengajarkan bagaimana mengaplikasikan ketiga karakter itu dalam kehidupan ini. Sewaktu seseorang hamba mendekatkan diri pada Ilahi Robbi, insyaAlloh semua permasalahan hati bakal pupus.

0 komentar:
Posting Komentar