Satu bukti keimanan yang mengagumkan diperlihatkan oleh bocah Palestina. Walau usianya baru 12 th., ia tak gentar oleh ancaman tentara. Ia paham persis, kalau seseorang muslim tak bisa bersujud terkecuali pada Allah.
Ahmad Shiyam, nama bocah Palestina ini. Ia di tangkap oleh tentara Israel berbarengan dengan beberapa rekannya sesama bocah. Umur mereka rata-rata 12 sampai 15 th..
Tentara Israel mengecek bocah-bocah itu lewat cara yang kejam, melebihi kekejaman
penjajah manapun. Walau umur mereka masihlah begitu beliau, bocah-bocah Palestina itu ditutup matanya lalu diinterogasi.
Untuk jawaban yang tidak cocok harapan tentara Israel, mereka bakal memperoleh sanksi dari mulai ancaman verbal sampai pukulan.
Dalam pemeriksaan itu, Ahmad Shiyam dipaksa untuk bersujud. Tetapi, ia menampik dengan tegas.
“Aku akan tidak bersujud terkecuali pada Allah, ” jawabnya.
Karena menolak bersujud, satu pukulan mendarat di tengkuknya. Tetapi ia tetaplah pada pendirian.
“Aku tidak akan bersujud terkecuali pada Allah! ”
Pukulan kembali dirasa Ahmad Shiyam bersamaan jawabannya yang tegas. Sekian kali pukulan tentara Israel dilayangkan, tetapi ia tetaplah pada keputusannya.
Masalah ini sudah masuk dalam laporan Instansi Hak Asasi Manusia (HAM) di Yerusalem. Tetapi jawaban penuh keimanan dari Ahmad Shiyam tetaplah mengabadi sampai saat ini, sebagai teladan keimanan serta lambang perlawanan Islam.

0 komentar:
Posting Komentar