Minggu, 15 Mei 2016

KARNA KEBAIKANNYA SEMASA HIDUP MEMBUAT JAZAD YANG DIKUBURKAN SELAMA 19TH TETAP UTUH, DAN JASADNYA TIDAK BERBAU BUSUK..!!!!



Sungguh aneh namun nyata, setelah 19 th. dikuburkan jasad Triyani binti Kartomulyo seseorang ahli shadaqah yang disebut warga Ciomas Bogor, ditemukan masih dalam kondisi utuh.

Cerita Nyata : Jenazah Ini Telah Beberapa puluh Tahun di Pendam Tetapi Tetaplah utuh, Ternyata Berikut Ibadah yang di Kerjakannya Semasa Hidup

Terlihat jasad serta kain kafannya masih utuh bukan hanya itu jasadnya juga tidak menebarkan bau busuk, walau sebenarnya papan kayu penutup makam telah hancur jadi tanah.

Keanehan ini tersingkap ketika makam Triyani itu dibongkar oleh anak-anaknya yang menginginkan memindahkan makamnya ke Purwodadi, Jawa Tengah, maksud nya untuk disandingkan di samping makam suami almarhumah.

“Kami akan bawa jenazah ibu ke Jawa Tengah untuk dimakamkan dekat makam ayah, ” tutur Nanang Triyadi yang disebut anak sulung dari almarhumah.
Mereka mengambil keputusan untuk memindahkan jasad almarhumah karena
kondisi kompleks makam Triyani yang makin rusak tergerus air sungai Ciapus.
Terlebih dulu di ketahui kalau sebagian makam telah tenggelam serta rusak.
“Rencananya memang ingin dipindahkan dari pada makamnya rusak, ” ucap Nanang
Arianto (49), anak sulung almarhumah. “

Bila airnya meluap, bebrapa dapat jenazahnya tenggelam. Maka dari itu sebelumnya makam ibu saya turut ambrol, kita setuju pindahin ke Purwodadi, ” paparnya, seperti diambil dari kabarmakkah. com.

Setelah digali jenazah Triyani lalu disemayamkan dirumah Teguh, anak keduanya, di Perum Taman Pagelaran, Jl. Cemara Blok D 3 no 29, Kelurahan Padasuka Ciomas Bogor.
Berita keajaiban jasad almarhumah juga menyeruak hingga tempat tinggal Teguh juga segera kebanjiran tamu yang menginginkan lihat dengan cara segera keajaiban yang berlangsung.

Triyani meninggal dunia pada 20 Juni 1994 silam. Sepanjang itu, mayatnya masihlah tampak ada daging yang melekat walau telah mengecil.

Diluar itu, jasad Triyani tak keluarkan bau apapun.
Beberapa warga mengira kalau keajaiban yang berlangsung pada Triyani ini karena semasa hidup ia yaitu seseorang yang sukai bersedekah.

Ia sukai berikan pengemis atau gelandangan makanan warung yang di jualnya waktu mereka melalui didepan warungnya.

Bukan hanya itu, Triyani juga kerap menolong tetangganya yang kesulitan.
“Saya tidak paham fenomena apa dengan peristiwa ini. Namun, mungkin saja lantaran amal baik ibu semasa hidupnya, ” terang Teguh. “Ibu saya dahulu berjualan sayuran masak.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

0 komentar:

Posting Komentar